Bagi sebagian teman-teman yang mau membuat proxy server dengan Linux, atau bagi adik-adik Ilmu Komputer USD yang mau coba-coba belajar bikin proxy, saya ingin membagikan pengalaman kecil saya dalam membuat proxy menggunakan Linux. Meski banyak software untuk membuat proxy server, saya memilih squid karena paketnya sudah ter-include dalam distro yang saya gunakan (Fedora Core) dan hampir sebagian proxy server Linux menggunakan squid. Untuk spesifikasi hardware yang saya gunakan, Proxy server tersebut menggunakan squid versi 2.6-12 pada distro Fedora Core 6 yang saya fungsikan sebagai:
- Menyimpan halaman web di proxy untuk mempercepat akses Internet.
- Akses kontrol Internet berdasarkan IP Address. Menggunakan 2 network yang berbeda (saya fungsikan juga sebagai router – dengan IP Forwarding), untuk ini, saya menggunakan 3 NIC pada 1 server.
- Blacklist daftar situs terlarang secara manual.
- Membatasi ukuran download File dengan ekstension tertentu dan hanya berlaku pada jam tertentu.
- Pesan Error dalam format Bahasa Indonesia.
- Rule untuk memperbolehkan akses Internet hanya protokol tertentu saja.
- Instal aplikasi squid
- Edit file konfigurasi squid
- Buat direktori dan file blacklist untuk blacklist secara manual
- Buat direktori dan file untuk pesan error dalam bahasa indonesia
- Check konfigurasi firewall yang diterapkan di proxy
- Jalankan servicenya
- Test konfigurasi di proxy dan client
mengapa tidak saya tulis scriptnya??
saya rasa langsung saja ya teman-teman yang aslinya saya ya teman-teman.




0 comments:
Posting Komentar