Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juni 2012

Sistem Fungsional Bisnis 2


Assalamualaikum Wr.Wb.

A. Review Materi 


     Saya akan menuliskan beberapa review mengenai mata kuliah SFB 2,sebelum lebih lanjut lagi,saya akan menjelaskan apa itu SFB,yakni sistem fungsional bisnis dimana didalamnya akan mempelajari semua ilmu akuntansi atau jauh lebih dikenal dengan ilimu keuangan.Di mata kuliah ini mempelajari banyak hal yang tentunya berhubungan dengan masalah management keuangan dan menganalisa keuangan dalam suatu organisasi/perusahaan.Salah satu yang saya pelajari diantaranya:

  1. Menjelaskan konsep bunga Time Value Of Money,serta perhitungan ekuivalensi uang.
  2. Menjelaaskan konsep anggaran,tipe dan jenis biaya dan harga pokok penjualan.
  3. Menguraikan anggaran penjualan,produksi,konversi usaha dan beban usaha.
  4. Menyusun anggaran perencanaan bisnis atau UKM.
  5. Menjelaskan konsep akuntansi dan analisis transaksi.
  6. Menjelaskan konsep jurnal dan posting,penyesuaian, dan pelaporan keuangan.
  7. Menerapkan akuntansi perusahaan dengan perangkat lunak akuntansi.
  8. Menganalisis laporan suatu perusahaan.
Read more »

Kamis, 15 Desember 2011

Taman kanak-kanak atau sekolah kanak-kanak


Ketika mendengar TK tentunya yang terbayang dibenak anda dan saya adalah tempat anak-anak belajar melalui media permainan. Belajar tentunya juga jangan selalu diidentikan dengan belajar membaca, menulis, atau bahasa asing. Karena belajar itu begitu luas untuk dijabarkan. Tapi okelah belajar di TK kita identikkan dengan hal-hal diatas.
 



banyak diisi dengan bermain. Kemampuan mereka untuk konsentrasipun masih sebentar. Perhatian mereka tentunya juga lebih mudah teralihkan. Disisi lain kondisi saat ini mereka dituntut untuk menyelesaikan materi sesuai kurikulum yang telah ditentukan meliputi berbagai macam ketrampilan dari membaca, menulis, berhitung dan bahkan pada beberapa sekolah menambah dengan bahasa asing yang kadang tidak hanya satu, dan kemampuan lainnya.







Read more »

Minggu, 20 November 2011

“Jika Aku Menjadi Presiden ”

Dalam kesempatan kali ini saya akan menulis beberapa pemikiran seseoarang “Jika Menjadi Seorang Presiden Mahasiswa.”
       “Presiden adalah seorang kepala yang memimpin sebuah negara untuk bisa menjadi lebih baik. Presiden dan wakil presiden di Indonesia dipilih secara langsung oleh rakyat.
Tugas Presiden itu sangat berat. Karena presiden harus bisa mengatur negara bila ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. contohnya bencana alam, pencurian dan lain sebagainya.”



    Saya diberikan kesempatan yang sangat berharga sebagai mahasiswa, dan saya harus menjalankan amanah ini sebaik-baiknya.Seorang mahasiswa memiliki amanah dari rakyat indonesia, dalam membuat keadaan bangsa menuju kearah yang lebih cerah dan maju. 

     Seorang mahasiswa adalah agen perubahan, dan masa depan indonesia nanti sangat ditentukan dari pemuda, termasuk mahasiswa. Dan Presiden Mahasiswa adalah pemimpin yang dapat menentukan arah pergerakan dari mahasiswa dalam melaksanakan amanahnya.
Mahasiswa memiliki amanah yaitu mencerdaskan diri dalam rangka memberi manfaat kepada bangsa.

     Untuk itu, andai saya menjadi Presiden Mahasiswa maka saya menekankan pergerakan berupa koordinasi setiap mahasiswa dalam memberikan manfaat pada bangsa namun tidak terlepas dari pengembangan sumberdaya mahasiswa.Melihat kondisi pendidikan, Indonesia saat ini memiliki banyak masalah yang berawal dari kepribadian bangsa indonesia sendiri yang kurang baik, termasuk para mahasiwa sendiri, untuk itu perlu peningkatan kecerdasan emosional dari mahasiswa sendiri, tanpa kecerdasan emosional maka segala riset dan teknologi yang dikembangkan oleh universitas tidak mampu diterapkan dengan baik.Kebanyakan mahasiswa belum mengenal betul diri mereka,sehingga banyak mahasiswa yang masih saja bertindak anarkis.

     Untuk itu kegiatan akan mengembangkan kecerdasan emosional mahasiswa dan pergerakan lebih kearah penerapan penilitian dan teknologi yang sudah ada dan sangat banyak dan pelayanan dalam rangka bentuk pengabdian pada masyarakat.
Sehingga mahasiswa dituntut mengetahui informasi dari penelitian yang sudah ada, lalu informasi dari keadaan bangsa indonesia saat ini yang memiliki banyak masalah yang beraneka ragam,terutama dalam hal sumber daya manusia yang masih minim dibandingkan dengan negara tetangga.


     Dengan demikian kita sebagai penerus bangsa,kita generasi muda harus bisa menjunjung nilai pendidikan itu dengan semaksimal mungkin untuk bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar,kita dapat memprbaiki kekurangan negara ini dengan menjalankan tugas setiap orang sesuai perannnya masing-masing dan mendasari semua itu dengan berlandasan semua itu hanya untuk kemajuan bangsa,kesuksesan suatu keinginan berawal dari suatu usaha dan tekad yang kuat dalam mencapai semua itu untuk menjadi suatu hal yang nyata dan konkret.Semua hal yang bernlai besar dimulai dari yang kecil,maka dari itu kita sebagai mahasiswa harus bisa membawa nama bangsa dan mencapai keberhasilan suatu bangsa dengan berpikir yang kritis,inovatif dan berpikir ke depan. Bukan tidak mungkin kelak Indonesia menjadi suatu negara yang dikenal oleh dunia akan kemajuan sistem pemerintahannya. 

Read more »

Jumat, 18 November 2011

Keadaan Kampus

Dalam kesempatan kali ini saya ingin mengulas tentang kondisi kampus saya,tepatnya Sistem Informasi ITS.

Saya rasa kampus ini sudah cukup bersih,tapi pasti akan lebih dapat nilai tambahan lagi jika nsemua mahasiswa a/i nya sadar semua akan pentingnya kebersihan,karena yang selama ini saya lihat kebersihan masih muncul dari petugas kebersihan Sistem Informasi. Masih banyak warga Sistem Informasi yang belum menyadari pentingnya kebersihan lingkungan sekitar,padahal dengan bersih kita akan nyaman belajar di kampus,semoga aja tulisan saya bisa membuat semua sadar akan pentingnya kebersihan,termasuk saya yang juga masih kurang peduli untuk masalah kebersihan di kampus,ini ulasan saya mengenai keaadan kampus.

Untuk masalah internal antara MABA dan MALA saya rasa cukup baik,untuk semua MALA saya rasa cukup baik ya meskipun ada juga yang masih sombong,hal ini dapat dilihat dari ketika salam sapa,mereka masih ada juga yang tidak menghiraukan,hal ini seharusnya tidak boleh terjadi,saya harap sebagian mereka yang demikian juga bisa menghargai kita sebagai MABA jika ingin dihargai,kita semua tahu anak baru,tetapi setidaknya kita semua sama,dalam arti tidak ada tembok diantara kita semua,jadi pasti semua bisa akrab,ini hal yang sangat diharpkan untuk MABA-MABA selanjutnya.

Untuk masalah dengan dosen saya tidak banyak ulasan,hehehehehehe......................
saya rasa saya hanya sedikit mengulas tentang kedatangan beberapa dosen di Jurusan Sistem Informasi,kami berharap beberapa dari mereka untuk datang lebih tepat waktu dan ada pemberitahuan sebelumnya jika tidak bisa hadir,karena yang saya temukan banyak mahasiswa kecewa,mereka datang awal-awal tetapi dosen tidak hadir,atau tiba-tiba menunda kegiatan kuliah,hal ini sangat disayangkan,itu saja menurut saya mengenai dosen-dosen di Jurusan Sistem Informasi.


Read more »

Selasa, 15 November 2011

Apa penyebab kecelakaan??????

Sebenarnya pendapat ini muncul ketika saya langsung ke TKP,mengapa saya mengatakan demikian?
Hal ini muncul ketika saya servis sepeda motor di jalan mastrip,jalan ini memang rawan alias jalur tengkorak,sering sekali terjadi kecelakan di jalan ini.
Saya heran mengapa sih kog sering terjadi kecekaan disini,terutama pelakunya pasti mobil-mobil besar,ada lakukan sedapa sebenarnya,mungkinkah sopirnya yang ceroboh atau kendaraannya yang tua,sulit sekali rasanya tah siapa yang salah,apa ulah manusianya sendiri atau dari faktor kendaraan????
Setelah melakukan sedikit penelitian di jalan raya,saya akhirnya menemukan apa sih yang membuat jalan ini rawan kecelakaan.




Saya sudah temukan jawabannya,ternyata sebagian besar dari faktor kendaraan,kendaraan mereka sungguh tidak terawat,dan herannya masih saja beroperasi.Saya mengamati sendiri banyak dari kendaraan mereka yang rusak,tanpa harus melihat dalamnya,sudah dapat dipastikan kalau keadaannya sangat tidak patut lagi beroperasi,kembali lagi pada pihak yang memakai jasa kendaraan,merake seharusnya meneliti bahkan seharusnya mengadaka service rutin,bukan hanya memakai hasil keuntungan semata untuk kepentingan pribadi saja,hal ini jika dibiarkan terus-menerus tidak mungkin tingkat kecelakaan di jalan raya berkurang,yang ada makin bertambah dan semakin banyak pula korban yang berjatuhan,kembali laghi tingkat kesadaran sangat diperlikan dalam hal ini,kasihn mereka yang tidak salah jadi ikut korban.

Saya harap polisi bertindak lebih tegaas lagi terutama untuk pengoperasiaan kendaraan proyek/angkutan dijalan raya.
Read more »

Rabu, 26 Oktober 2011

Menulis Populer

Menulis populer sebenarnya mudah. 
 
Jumat, 21 Oktober 2011. Seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah KI (Keterampilan Interpersonal) diwajibkan untuk mengikuti kuliah bersama yang dibimbing oleh pak sholiq. Materi yang diberikan dalam kuliah tersebut mengenai menulis populer, dengan Pak Rudi Santoso dosen STIKOM.
 
 
Menulis populer nampak sulit karena
kita sering terjebak cara berpikir dan kebiasaan yang keliru. Kita
sering keliru menganggap bahwa tulisan yang bagus adalah tulisan yang
bisa menunjukkan kepintaran penulisnya. Biar kelihatan pintar, kita
memasukkan banyak istilah teknis, istilah asing atau kosakata
sulit-sulit yang terkadang sering kita sendiri tidak memahaminya.

Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?
 
Terdapat 3 langkah awal penting yang membuat kita dapat menulis yaitu Melihat, Membaca, dan Mendengar. Melihat merupakan langkah visualisasi draft- draft isi pikiran dari hasil- hasil karya yang telah diilihat yang nantinya akan kita tuangkan dalam tulisan. Membaca merupakan langkah awal untuk mengumpulkan data- data yang nantinya digunakan untuk memperkaya tulisan. Nah oleh karena itu semakin banyak membaca maka semakin banyak data yang kita punya dan bikin tulisan kita lebih kaya (kaya makna maupun kaya kata- kata). Dan mendengar merupakan proses mendapatkan informasi yang digunakan sebagai bahan yang dituangkan dalam bentuk kalimat. 
 
Bagaimana cara menulis yang baik ?

Tulisan sederhana * Gunakan kalimat dan paragraf sederhana. Jangan terlalu panjang, jangan kalimat beranak-cucu. Makin panjang kalimat, makin mudah kita sendiri sebagai penulis tersesat, dan apalagi pembaca. * Pakailah struktur tulisan yang sederhana yang memudahkan pembaca mencernanya. Ingatlah rumus sedehana SPOK * Jangan terlalu berlebihan menggunakan huruf kapital, karena itu menyusahkan pembaca * Pakailah bahasa sederhana yang kita ambil dari kehidupan sehari-hari di sekeliling kita. * Gunakan struktur tulisan PROBLEM-SOLUSI (pertama memaparkan problem, dan kemudian pemecahannya), atau Struktur SEBAB-AKIBAT (mulai dari AKIBAT dulu, lalu memaparkan sebab-sebab kenapa itu terjadi).

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Tulisan sederhana
  • Gunakan kalimat dan paragraf sederhana. Jangan terlalu panjang, jangan kalimat beranak-cucu. Makin panjang kalimat, makin mudah kita sendiri sebagai penulis tersesat, dan apalagi pembaca.
  • Pakailah struktur tulisan yang sederhana yang memudahkan pembaca mencernanya. Ingatlah rumus sedehana SPOK
  • Jangan terlalu berlebihan menggunakan huruf kapital, karena itu menyusahkan pembaca
  • Pakailah bahasa sederhana yang kita ambil dari kehidupan sehari-hari di sekeliling kita.
  • Gunakan struktur tulisan PROBLEM-SOLUSI (pertama memaparkan problem, dan kemudian pemecahannya), atau Struktur SEBAB-AKIBAT (mulai dari AKIBAT dulu, lalu memaparkan sebab-sebab kenapa itu terjadi). 
    Hindari istilah asing
  • Gunakan istilah populer
  • Reliable dan rasional contohnya lebih memilih kata efektif dan efisien daripada sangkil dan mangkus yang keduanya memiliki arti yang sama. Saya juga lebih menggunakan kata men- download dari pada mengunduh.
  • Jangan bersembunyi dengan istilah asing, asal menggunakan istilah asing padahal sebenarnya tidak mengetahui arti istilah tersebut

             Hindari jargon, singkatan, dan akronim
    • Jargon, akronim dan singkatan juga sering menjadi tempat persembunyian kebohongan serta kejahatan. Contohnya : diamankan= ditagkap aparat, lapas= penjara, obligasi rekap= utang triliunan dari uang rakyat, PSK= pelacur
    • Gunakan bahasa dan istilah yang dipahami secara universal oleh pemakai bahasa Indonesia. *
      Berempati pada pembaca
    • Tahu betul siapa pembaca tulisan kita o Mudah dipahami pembaca
    • Jangan menyiksa pembaca
    • Pahami bahwa pembaca sangat beragam 

      Spesifik dan konkret 

    • Tulisan populer perlu menyajikan sesuatu yang nyata dan spesifik, bukan pernyataan-pernyataan yang abstrak dan kabur.
    • Contohnya: kita sering mendengar seorang pejabat polisi mengatakan "kasus ini sedang kami kembangkan". Kita tidak tahu persis apakah yang dimaksud adalah "tersangka sudah ditahan", "saksi sudah diperiksa" atau "bukti sedang dicari dan diuji di laboratorium forensik"?

      Detil dan relevan 
    • Jangan sampai menuliskan rincian yang detil tapi membingungkan pembaca contohnya seperti ini : "Bali pada tahun 2004 memiliki lahan sawah produktif 142.971 hektar, menyusut sekitar 1.306 hektar dari tahun sebelumnya (2003) yang total arealnya 144.277 hektar. Tahun 2000 areal sawah Bali seluruh seluas153.228 hektar." Padahal lebih menarik seperti ini dan tidak menghilangkan pesan utamanya : "Lima tahun terakhir Bali kehilangan lahan sawah sekitar 10.000 hektar." 

      Buat eksperimen kecil atau analogi.

    • Perbanyak pengetahuan penulis sehingga mampu untuk menciptakan analogi peristiwa yang lebih mudah di mengerti.
      Trik- trik mudah menulis opini 

    • Kenali gaya selingkung media massa yang akan dituju
    • Judul yang agitatif (mempengaruhi ) pembaca
    • Sertakan data sederhana sebagai pendukung
    • Berikan data yang sedikit menjual
    • Bila perlu masukkan kutipan singkat dari tokoh yang menulis hal serupa di media

Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Mengapa menulis dibutuhkan langkah- langkah awal ?

Read more at: http://gurukuansing.blogspot.com/2011/11/tulis-tulis-menulis-apa-itu-menulis.html
Copyright gurukuansing.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more »

Selasa, 25 Oktober 2011

Pintar dan bodoh versi Mr.Rusdi

Maaf sebelumnya buat semua, artikelnya repost. Saya posting karena unik. Selamat membaca 


Terlalu Banyak Ide 
– Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya
Miskin Keberanian untuk memulai –Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.
Telalu Pandai Menganalisis –Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

Ingin Cepat Sukses –Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.
Tidak Berani Mimpi Besar – Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.
Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi – Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.
Berpikir Negatif Sebelum Memulai – Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.
Maunya Dikerjakan Sendiri – Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.
Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan – Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.
Tidak Fokus – Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.
Tidak Peduli Konsumen – Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.
Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.
Tidak Tuntas – Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.
Tidak Tahu Pioritas – Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas
Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas – Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,
Mencampuradukan Keuangan – Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.
Mudah Menyerah – Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.
Melupakan Tuhan – Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.
Melupakan Keluarga – Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga
Berperilaku Buruk – Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diatas kakinya sendiri
Read more »

Minggu, 23 Oktober 2011

Cara jitu mempersiapkan akreditasi sekolah

Anda pernah terlibat dalam persiapan menghadapi akreditasi sekolah? Jika ya, silahkan jawab pertanyaan saya tentang persiapan yang dilakukan disekolah anda menghadapi asesor yang akan datang. Apakah sekolah anda cukup santai dalam mempersiapkan kedatangan asesor karena semua sudah tertata secara rapi atau anda dan team disekolah menjadi seperti diberi beban yang begitu berat karena banyaknya agenda persiapan termasuk banyaknya dokumen yang harus dipersiapkan sehingga anda terpaksa setiap hari pulang telat atau bahkan harus lembur sampai malam?
Anda tentu lebih senang dengan kondisi yang pertama? Pertanyaannya mungkinkah itu anda dan sekolah anda lakukan? Jawabannnya BISA.
Read more »

Sabtu, 22 Oktober 2011

Guru BP, tempat konsultasi atau bagian ngasih sanksi

Masih ingat waktu dulu sekolah di SMP dan SMK. TIap satu minggu ada satu jam pelajaran untuk guru BP. Waktu SMP tiap kali guru BP masuk biasanya ada satu buku besar yang dibagikan dan biasanya kami disuruh untuk untuk menyelesaikan beberapa pertanyaan pada satu bab tertentu. Hanya saja berbeda dengan pelajaran lainnya tentu, kalau menyelesaikan tugas guru BP gak perlu belajar dulu karena pertanyaannya biasanya seputar tujuan kita nantinya setelah lulus sekolah.
Itu satu sisi, sisi lain guru BP waktu itu yang saya rasakan lebih banyak ngasih sanksi kalau ada siswa yang melanggar aturan sekolah misal rambut siswa laki-laki yang agak panjang, bolos dll. Waktu SMA peran ini diperkuat oleh satu institusi sekolah bernama STP2K cuma dah lupa kepanjangannya apa.
Itu memori saya tentang guru BP jaman saya sekolah dulu. Sayapun pernah merasakan orang tua saya
dipanggil kesekolah (he he ternyata mantan terdakwa ya). Penyebabnya saya yang waktu kelas satu di tes IQ katanya sih paling tinggi dikelas waktu kenaikan kelas 2 ke kelas 3 peringkat saya sangat luar biasa karena mendapat peringkat 2 dari 68 siswa dengan dua mata pelajaran bernilai A.
Herannya sampai saya lulus saya belum pernah ditanya kenapa prestasi saya demikian jelek.
Ini satu pengalaman saya semoga saat ini peran guru BP kalau masih ada tidak seperti ini lagi. Kenapa? Karena menurut saya semestinya lembaga ini menjadi tempat konseling, tempat untuk menyelesaikan persoalan dan kendala yang dialami siswa dalam menjalani proses pembelajaran.
Siswa yang "nakal" dalam pandangan guru atau masyarakat umum seestinya tidak serta merta diberikan sanksi/hukuman seperti peran polisi yang menegakkan aturan hukum. Di institusi sekolah peran guru BP bisa dimaksimalkan dengan melakukan konseling dan komunikasi insentif dengan siswa yang "nakal" ini. Membantu mereka mencari penyebab/akar permasalahannya dan mencari solusi dari masalah yang dialami.
Selain itu juga membantu komunikasi antara siswa dan guru. Kenapa ini penting. Karena adakalanya cara mengajar guru cocok untuk sebagian siswa dan sangat tidak disukai oleh siswa yang lain, bahkan mungkin ada guru yang sebetulnya cara mengajarnya tidak disukai semua siswa namun beberapa siswa dengan kesadaran dan motivasinya tetap dapat menguasai materi yang diberikan sedang siswa yang lain hampir dapat dipastikan tidak menguasai materi yang diberikan. Disini peran perantara komunikasi antara guru dan murid diperlukan.
Semoga peran guru BP sekarang sudah lebih dari yang saya sampaikan dan memahami psikologi siswa sesuai usia dan tingkat pembelajarannya.
Read more »

Senin, 17 Oktober 2011

"Kuliah apa bedanya sama Tidur?"

Kuliah atau Tidur

Saya sering sekali menemukan kejanggalan dalam kuliah yang satu ini,yaitu mata kuliah KI(Ketrampilan Interpersonal),mengapa demikian???????

Sekarang coba siapa yang tidak tertawa melihat mereka yang sedang menerima pelajaran,namun ditinggal tidur,masih banyak lagi kejanggalan yang ditemukan dalam mata kuliah ini,namun saya hanya mengambil sebagian besarnya saja,hehehehehhehe........
Memang kuliah ini tidak masuk dalam kuliah utama,namun sebenarnya kuliah ini bermanfaat  banyak,karena yang saya ambil dari mataq kuliah ini adalah berani dalam umum,dalam arti belajar bicara dan berinteraksi dengan masyarakat.
Banyak mahasiswa ITS yang kurang cakap dalam komunikasi,dengan hal ini diwajibkan agar cakap secara teknis,bukan hanya dalam bidang tertulisb saja.

Apa sih yang membuat kebanyakan mahasiswa tidur disaat jam kuliah????
sebenarnya mereka itu kurang memperhatikan hal yang sedang diajarkan,mengapa kurang perhatian???
karena hal yang dijelaskan ya mereka anggap biasa,dan terkadang juga dari sisi cara dosen mengajar yang membuat mereka jenuh.Untuk itu juga ada dosen sudah terbiasa mengajar dengan cara yang unik.sehinngga para mahasiswanya memperhatikannya.
Kalau boleh kasih saran,saya harap para temen-temen tidak bosan dengan kuliah KI,saya akui saya juga terkadang bosan bahkan jenuh,tapi kembali lagi kita berpikir bahwa kuliah ini sangat membentuk pribadi yang berani dan aktif dimanapun kita berada.



Read more »

 
Powered by Blogger